Open/Close Menu Tampil Cantik dan Mempesona

Dikutip dari Yogyapos.com

 

MENDESAIN alis bukan hanya berdasarkan ukuran dan karakter wajah saja, akan tetapi  juga menyesuaikan pembawaan klien hal ini bertujuan agar klien merasa nyaman dan senang dengan penampilanya.

Hal itu menjadi salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan sebelum melakukan pekerjaan sulam alis, seperti yang dipraktekkan oleh Mona Nia Kurnia. Sebagai beautylife consultant yang telah berkecimpung di dunia kecantikan selama lebih dari 12 tahun dan dipercaya ribuan klien atau konsumen yang telah mempercantik wanita melalui seni sulam alis sampai saat ini.

“Mendesain alis, bukan hanya berdasarkan ukuran wajah, namun juga menyesuaikan pembawaan klien agar klien merasa nyaman dan senang dengan penampilannya. Hal tersebut juga tentu menambah kepercayaan diri pemilik alis,” ungkap wanita pendiri Alitaren Beauty Aesthetic kepada yogyapos.com di Seturan, Caturtunggal, Sabtu (11/6/2022).

Mengantongi jam terbang tinggi, ujar wanita yang akrab disapa Mona, seringnya bertemu dan sharing dengan banyak klien yang 100 persen adalah wanita, Mona mengaku menjumpai banyak pengalaman akan nilai-nilai kehidupan. Hal tersebut akhirnya terus mengukir jiwa sebagai sosok seni dalam mempercantik  dan meningkatkan rasa percaya diri wanita.

“Kebanyakan klien yang kita handle adalah usia di atas 35 tahun, bahkan banyak  kaum  lanjut usia. Kebanyakan dari mereka mengaku merasa pas di wajah dengan alis buatan dan  mereka merasa makin percaya diri, karena alis tampak alami,” ungkapnya.

mona alitaren dan client

Mona Nia bersama klien Alitaren

 

Biasanya kata dia, metode yang dikerjakan dapat menyesuaikan struktur ukuran dan bentuk wajah sehingga hasil akan sangat natural dan menyatu dengan struktur wajah.

“Metode yang dilakukan hanya di lapisan kulit terluar saja sehingga aman untuk semua jenis kulit dan lama-kelamaan tetap terlihat natural, karena goresan lukisan yang dibuat pada alis dapat menyesuaikan arah pertumbuhan bulu alis. Dan bagi yang tidak memiliki bulu alis kami dapat melukisnya seperti menyerupai bulu alis asli,” imbuhnya.

 

Bahkan, beber dia, berbekal  pengalaman sering bertemu wanita atau klien dan pengetahuan dalam nilai- nilai kehidupan yang terus dipelajari, kini dirinya tengah menyusun tulisan untuk dituangkan dalam bentuk buku. “Saat ini saya dalam proses menulis buku, berdasarkan pengalaman mendengar  sejumlah klien yang menyampaikan bahwa kenyamanan dalam diskusi selama masa pengerjaan, membuat klien dapat menyampaikan keinginan dan persepsinya dalam tampil cantik,” tutup dia.

 

Sumber : Yogyapos.com